Pages

Labels

Pengikut

Kamis, 10 Oktober 2013

Pulau Bled, Serasa di Negeri Dongeng

Pulau Bled, Slovenia (Foto: HuffingtonPost)

SEBUAH pulau di tengah danau yang dikelilingi pegunungan indah dan terdapat sebuah bangunan seperti istana di pulau tersebut. Pemandangan indah ini mungkin hanya bisa Anda lihat di cerita-cerita dongeng para peri saja.

Eits, siapa bilang. Anda harus lihat dulu Pulau Bled, sebuah pulau cantik yang berada di Slovenia, Eropa. Slovenia adalah sebuah negara yang terletak diantara Italia dan Kroasia.

Karena kecantikannya itu, Pulau Bled seringkali disebut Pulau Peri. Bagaimana tidak, pulau ini menawarkan pemandangan indah bak di negeri dongeng di setiap musim. Tak heran Pulau Bled menjadi destinasi wisata yang populer di Slovenia.

Pulau Bled berada di Danau Bled, sebuah danau glasial yang berada di dekat Kota Bled, Slovenia. Danau ini memiliki panjang 2120 meter dan lebar 1380 meter dengan kedalaman 30,6 meter.

Pulau Bled sendiri merupakan pulau yang terbentuk secara alami di tengah danau ini. Di pulau itu terdapat beberapa bangunan, seperti Gereja Peziarahan yang bentuknya dari jauh terlihat seperti sebuah istana, demikian speerti dikutip dari HuffingtonPost, Selasa (8/10/2013).

Gereja bergaya Baroque ini menjadi destinasi pernikahan yang populer. Kabarnya, bila mempelai pria menggendong mempelai wanita menaiki 99 anak tangga gereja maka akan membawa keberuntungan bagi pasangan tersebut.

Anda bisa mengunjungi Pulau Bled kapanpun, karena pulau ini tak pernah kehilangan kecantikannya sepanjang tahun. Di musim gugur, Anda bisa melihat daun-daun di hutan sekitar pulau yang memerah memantul di permukaan danau. Kemudian di musim dingin, pemandangan gunung-gunung sekitarnya yang bersalju akan membuat Anda merasa berada di istana Putri Salju.

Bahkan di tengah kabut pun Pulau Bled tak tertutup kecantikannya. Saat pagi hari, kabut akan menyelimuti danau dan sekeliling pulau membuat suasana syahdu.

Minggu, 22 September 2013

Cerita Menarik dibalik Candi-candi Jogja

Sewaktu masih duduk di bangku SD pasti kalian pernah mendengarkan dongeng atau cerita rakyat berkaitan dengan tempat-tempat tertentu, tak terkecuali cerita rakyat yang menjadi legenda candi-candi. Seperti ulasan berikut:

Candi Borobudur


Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.


Candi Prambanan


Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.




Candi Ijo


Candi Ijo dibangun sekitar abad ke-9, di sebuah bukit yang dikenal dengan Bukit Hijau atau Gumuk Ijo yang ketinggiannya sekitar 410 m di atas permukaan laut. Karena ketinggiannya, maka bukan saja bangunan candi yang bisa dinikmati tetapi juga pemandangan alam di bawahnya berupa teras-teras seperti di daerah pertanian dengan kemiringan yang curam. Meski bukan daerah yang subur, pemandangan alam di sekitar candi sangat indah untuk dinikmati.




Istana Ratu Boko


Istana Ratu Boko adalah sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara(berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di istana ini, anda bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Sebenarnya masih ada beberapa candi lain seperti Candi Sambisari, Plaosan, Tara, dll. Untuk menikmati objek wisata di Jogja, disarankan menggunakan kendaraan pribadi/ mobil agar efektif dan efisien. Jika tak memiliki mobil, tak perlu khawatir karena ada sewa mobil jogja yang dilengkapi dengan panduan berkaitan objek wisata di sana. Rental-rental mobil di jogja juga dilengkapi dengan sopir, sehingga tak perlu khawatir pula jika Anda belum bisa menyetir mobil di sana. 

Semoga artikel ini bermanfaat!

Selasa, 17 September 2013

Mengunjungi Jembatan Tertinggi di Dunia

Pernahkah Anda berkendaraan melintasi awan yang terbang rendah sehingga serasa mampu menggapainya atau bahkan menembusnya? Sensasi inilah yang kami rasakan ketika melintas di atas jembatan Millau dalam perjalanan pulang dari Spanyol menuju Belanda.

Nama resminya adalah le Viaduc de Millau, atau, dalam bahasa Inggris The Millau Viaduct. Sementara, kita menyebutnya jembatan Millau. Seperti juga Concorde dan The Channel Tunnel, jembatan ini rancangan Franco-British. Teknisi jembatan Perancis, Michel Virlogeux, merancang jembatan ini bersama arsitek Inggris, Sir Norman Foster. Inilah jembatan bersanggahkan kabel tertinggi di dunia. Begitu tingginya, jembatan ini seakan dibangun di atas awan. “Seperti seekor burung yang berada di antara bumi dan langit,” ucap Saïb Annab, crane operator saat jembatan ini dibangun.


Sebenarnya, ini bukan pertama kali Wyd melintasi jembatan Millau. Hanya saja, sebelumnya Wyd tidak terlalu memperhatikan konstruksinya yang luar biasa. Perjalanan panjang dari Belanda ke Spayol ataupun sebaliknya membuat Wyd lebih suka tidur untuk membunuh rasa bosan.

Namun kali ini, kami memilih beristirahat beberapa malam di Perancis sebelum melanjutkan perjalanan. Sehingga, ketika melintas di atas jembatan ini, Wyd bisa melihat lebih rinci konstruksinya. Terutama rentang kabel tariknya, sungguh sebuah karya teknologi yang luar biasa. Menakjubkan.

Jembatan Millau dibangun melintasi lembah sungai Tarn, Perancis Selatan. Jembatan ini dirancang tahan gempa dan dilengkapi dengan kaca transparan aerodinamis yang berfungsi melindungi mobil dari hembusan angin. Tujuh pilar penopangnya terbuat dari baja dan beton dengan tinggi maksimal 343 meter (1.125 kaki). Penopang ini 19 meter lebih tinggi daripada menara Eiffel. Ini yang menjadikan Millau jembatan tertinggi di dunia.



Pembangunan jembatan ini dimulai pada 16 Oktober 2001. Tiga tahun kemudian, tepatnya 14 Desember 2004, jembatan diresmikan oleh Presiden Jacques Chirac. Three years for a gigantic worksite.

Sebenarnya, diperlukan waktu 17 tahun untuk mewujudkan jembatan ini. Karena sketsa awal jembatan dibuat tahun 1987. Chirac mengatakan pembangun jembatan ini merupakan keajaiban dan menjadi lambang kemajuan teknik sipil Perancis, sekaligus simbol ke-modern-an Perancis. Dan ini memang benar.

Pembangunan jembatan ini memiliki faktor kesulitan sangat tinggi. Yaitu berupa struktur tanah yang tidak rata karena berada di wilayah pegunungan, faktor cuaca yang selalu berubah, dan, utamanya, ketinggian jembatan yang luar biasa.


Geladak selebar 27.35 meter disorong ke tujuh pilar penopang jembatan dengan menggunakan sistem hidrolik. Sistem ini disediakan oleh Enerpac, sebuah perusahaan multinasional Amerika yang memiliki specialisasi dalam bidang Hydraulic System Integration. Pembuatan jembatan ini memang menuntut tingkat akurasi dan kecermatan yang luar biasa presis. Kesalahan letak atau ukur satu sentimeter saja bisa berakibat fatal.

Tidak heran, arsitek kondang Cecil Balmond mengategorikan Millau sebagai salah satu dari sepuluh bangunan berkonstruksi paling menakjubkan sepanjang masa. Desainnya yang berani membutuhkan teknik penghitungan tersendiri karena berisiko tinggi. Tahun 2006, jembatan indah ini menerima Outstanding Structure Award dari IABSE (International Association for Bridge and Structural Engineering).

Dua hari setelah diresmikan, 16 December 2004, jembatan yang pernah digunakan sebagai lokasi syuting film Mr. Bean’s Holiday ini dibuka untuk pertama kali bagi lalu lintas. Operatornya perusahaan konstruksi Perancis, Eiffage. Ini merupakan kompensasi yang mereka terima atas biaya hampir 400 juta euro yang mereka keluarkan untuk membangunnya. Selama 75 tahun, mereka berhak atas tarif tol yang dibayar oleh pengguna jembatan ini.

Inilah foto-foto jembatan Millau yang diambil dari dalam mobil ketika kami melintasinya. Hasilnya memang kurang maksimal. Semoga KoKiers tetap bisa menikmati keindahan karya teknologi luar biasa ini.




Bagaimana? Tertarik ke sana?