Pages

Labels

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2013

Segarnya Air Terjun Sri Gethuk!

Gunungkidul sebagai daerah yang sering diasumsikan sebagai wilayah kering dan tandus ternyata juga menyimpan keindahan, yakni hijaunya aliran sungai yang membelah ngarai dengan air terjun indah yang tak pernah berhenti mengalir di setiap musim. Air terjun tersebut dikenal dengan nama Air Terjun Sri Gethuk.
Terletak di Desa Wisata Bleberan, Air Terjun Sri Gethuk menjadi salah satu spot wisata yang sayang untuk dilewatkan. Biaya retribusi wisata air terjun ini Rp 5.000,00 per orang. Harga ini sudah merupakan tiket terusan untuk dua objek wisata sekaligus yaitu Air Terjun Sri Gethuk dan Goa Rancang Kencono. 

SONY DSC

Sesampainya di lokasi parkir wisata, pengunjung  akan disuguhi pemandangan perbukitan khas gunung kidul serta pepohonan jati yang ditanam warga sekitar. Dari lokasi parkir, wisatawan harus berjalan kaki ke sungai dengan jarak sekitar 200 meter. Setelah sampai di tepi sungai kita akan menyaksikan beningnya air Sungai Oyo yang mengalir tenang. Untuk menuju air terjun wisatawan di tawarkan 2 pilihan akses. Pertama yaitu dengan berjalan kaki menyusuri persawahan yang berada pada sisi atas sungai. Yang kedua yaitu dengan menggunakan rakit bermotor yang di sewakan pengelola. Biaya naik rakit ini yaitu Rp 10.000,00 tiap orang. Harga ini sudah merupakan tiket pulang-pergi. Sebenarnya jarak menuju lokasi tidak begitu jauh, yaitu hanya sekitar 200 meter saja dari titik start rakit. Namun naik rakit motor ini akan memberikan sensasi tersendiri karena pengunjung akan menikmati perjalanan air yang asik serta bisa menyaksikan pemandangan alam sekitar dari atas rakit. Pihak pengelola menyediakan 2 unit rakit yang silih berganti mengangkut wisatawan menuju dan meninggalkan lokasi.



Hanya sekitar 5 menit perjalanan maka perahu rakitpun sudah sampai di lokasi air terjun. Suasana sudah sangat ramai ketika tim Java Exotic sampai di lokasi. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter ini mengalir cukup deras sehingga sangat cocok untuk mandi maupun sekedar bermain air, terutama ketika panas terik. Terlihat banyak wisatawan yang basah-basahan di sekitar air terjun. Selain di air terjun, pengunjung juga bisa berenang di sungai yang berada di bawah air terjun ini. Karena air sungai yang cukup dalam, maka pengunjung diharuskan menggunakan pelampung. Pengelola tempat wisata sudah menyediakan pelampung yang cukup banyak, bagi wisatawan yang ingin menyewa cukup membayar Rp 5.000,00 dan bisa menggunakan sepuasnya.

Dari pusat kota Jogja berjarak sekitar 45 km. Saat ini akses jalan menuju lokasi sudah cukup baik karena sudah beraspal sampai ke pos retribusi (TPR) sehingga Anda dapat menggunakan mobil pribadi maupun  rental mobil jogja. Hanya saja pada beberapa bagian jalan masih banyak yang bergelombang dan berlubang sehingga pengendara harus berhati-hati. Dari TPR, jarak ke air terjun masih sekitar 1,5 km. Jalan menuju lokasi adalah jalan berbatu dan tanah liat sehingga cukup licin ketika musim hujan. Tapi meskipun begitu, pengunjung tidak akan kecewa karena semua lelah dan jerih payah akan terbayar dengan keindahan lokasi wisata. Semoga bermanfaat!


Rabu, 11 September 2013

6 Jalur Pendakian Terindah!

Mendaki gunung tidak selamanya demi mencapai puncak, tapi juga menikmati jalan sepanjang pendakian. Dari seluruh gunung di Indonesia, banyak yang memiliki jalur pendakian dengan pemandangan menggoda mata.

Menurut Harley B Sastha, penulis seri buku 'Mountain Climbing for Everybody' para pendaki bisa saja suka dengan vulkanologinya, atau suka dengan aspek biologis yang ada di sana. Menurutnya, inilah 6 jalur pendakian terindah di Indonesia:

1. Papandayan, Jawa Barat


Papandayan terkenal sebagai gunung yang paling cocok untuk pendaki pemula. Dengan ketinggian 2.665 mdpl, Papandayan di Garut tidak cuma jadi surganya para pendaki pemula, tapi juga semua orang.

"Di sana yang indah bagian vulkanologinya. Efek letusan dan pepohonan yang mengering membuat pendakian jadi lebih menarik," tutur Harley kepada detikTravel, Senin (10/9/2013).

Selagi mendaki, pemandangan yang tersaji seperti padang edelweiss akan memanjakan para pendaki. Juga, kawah-kawah yang cantik dan menarik dipandang mata, membuat siapapun bisa melupakan kelelahan yang sedang trekking.

"Karena bagusnya, banyak juga yang akhirnya menjadikan papandayan sebagai tempat foto pre wedding. Efek letusannya menampilkan pohon-pohon yang mengering, berpadu dengan abu-abu letusan. Menarik!" lanjut pria yang telah naik gunung dari kelas 1 SMP itu.

2. Argopuro, Jawa Timur


"Ini sih bukan gunung, ini taman! Ujar salah seorang teman saya yang naik bareng ke Argopuro," kata Harley.

Ya, keindahan Gunung Argopuro di Jember, Jatim ini tak bisa ditolak siapapun. Sebagai gunung yang memiliki trek terpanjang di Pulau Jawa, Argopuro juga menawarkan pemandangan beragam dan tak kalah eksotis.

"Mendaki ini, variasinya bisa dapet banyak banget," ujar mantan peserta program detikTravel, Aku Cinta Indonesia (ACI) 2010 ini.

Harley melanjutkan, jika ingin mencari sabana, di sini ada banyak dan indah. Sungainya juga jernih, dan yang tak boleh terlewat adalah Danau Taman Hidup yang misterius sekaligus sangat anggun. Kadang, menurut Harley, saat pendakian, bisa melihat merak lalu-lalang maupun terbang melintas.

Bagi pecinta hewan, ada banyak jenis yang bisa ditemui di sini seperti rusa, babi hutan, lutung, monyet dan lainnya. Gunung ini juga memiliki jenis vulkanik yang menarik. Ingin yang eksotis, Argopuro juga punya hutan lumut yang membuat Anda terlena.

"Hutan lumut itu maksudnya, pepohonan di sana diselimuti lumut," jelas Harley.

Nah, bagi pecinta sejarah, gunung ini juga memiliki situs. Bahkan, situs yang konon merupakan sisa peninggalan Dewi Rengganis. Inilah situs paling tinggi di Pulau Jawa. Menurut Harley, Gunung Argopuro punya jalur pendakian paling bersih di Pulau Jawa.

3. Rinjani, Lombok


Saat mendaki dan cuaca sedang cerah, Rinjani akan menampilkan kecantikan maksimalnya. Ada banyak pemandangan yang bisa ditemui di sana. Tak heran jika gunung ini masuk sebagai salah satu pemilik jalur pendakian terindah di Indonesia.

"Yang jelas cantik yaitu sabananya, juga Danau Segara Anakannya," kata Harley.

Segara Anakan dengan anak gunung yang bernama Gunung Barujari di sampingnya membuat pemandangan terlihat sempurna, terutama saat sunrise. Seorang pendaki asal Bulgaria pun merasa sangat jatuh cinta dan tak ingin segera pergi dari sana saat mendaki Rinjani.

"I want to stay here. It's amazing! Kata orang Bulgaria itu," tutur Harley.

Selain Segara Anakan, ada juga 7 Bukit Penyesalan. Meski medannya cukup sulit, namun 7 Bukit Penyesalan juga memiliki pemandangan yang indah, ini bisa mengurangi kelelahan mendaki bukit. Di puncaknya, saat cerah, menurut Harley, bisa melihat Gunung Agung, Laut Bali, dan Gunung Tambora.

Yang tak kalah menarik, saat perjalanan menurunnya. Ada mata air panas, ada juga air terjun Sendang Gile di Senaru. "Kalau turun, bisa langsung mandi di air terjun Sendang Gile, segar!" tutupnya.

4. Semeru, Probolinggo


Gunung Semeru semakin terkenal setelah film '5 Cm meledak di bioskop Indonesia beberapa waktu lalu. Banyak wisatawan yang ingin melihat sendiri bagaimana cantiknya Danau Ranu Kumbolo dan eksotisnya Kalimati.

"Iya, jalur pendakian Semeru masuk dalam salah satu yang terindah. Banyak yang bisa dilihat sepanjang perjalanan," kata Harley.

Alun-alunnya, atau padang rumputnya sangat cantik. Tak lupa tentu saja, Danau Ranu Kumbolo yang sangat indah terutama saat mentari pagi mengintip genit. Ada juga, menurut Harley, padang bunga nan menggoda mata yaitu Oro-oro Ombo.

Eksotisme sangat terasa di Kalimati, di mana abu berjatuhan pada beberapa waktu. Pasirnya yang hitam juga mendukung keunikan dan keindahan dari kawasan Kalimati.

"Pokoknya, gunung api itu indahnya luar biasa!" kata Harley.

5. Kerinci, Jambi


Melangkah ke Sumatera, ada yang cantik di Jambi yaitu pendakian di Gunung Kerinci. Di sana, menurut Harley, hutan hujan tropisnya terlihat sangat cantik.

"Hutannya menarik, masih ada harimau di sana," ucapnya.

Karena gunung api, sudah tidak ada pepohonan di jalan menuju ke puncak. Inilah surga bagi para pecinta vulkanologi. Bebatuan yang ada di sana menarik dan juga cantik dipandang mata. Menjadi gunung api yang paling tinggi di Indonesia, berada di puncak Kerinci memungkinkan Anda melihat Danau Kerinci, beserta kawahnya.

6. Tambora, Sumbawa


Inilah gunung dengan caldera terdalam di dunia, dan terbesar di Asia. Gunung Tambora berdiri dengan gagahnya, menguarkan keanggunan yang tak bisa dielakkan.

"Menariknya, di sini bisa menemukan keindahan biologi sekaligus vulkanologi," tutur Harley.

Tahun 2015 mendatang, ujar Harley, adalah tepat 2 abad ledakan Tambora. Ledakan yang menyisakan kawah sedemikian megah dan membuat siapapun terkagum-kagum. Riak kecil dan anak gunung menyempurnakan pemandangan. Saat musim hujan, caldera akan diselimuti dengan rerumputan nan hijau. Juga, tebing-tebing calderanya terlihat makin cantik.

Kamis, 01 Agustus 2013

10 Destinasi Terbaik Dunia Milik Indonesia

Pantai Kuta -  Bali

Raja Ampat - Papua

Wakatobi - Sulawesi Tenggara

Derawan – Kalimantan Timur


Biak – Papua


Nias – Sumatra Utara


Tanjung Puting – Kalimantan Tengah

Bangka Belitung

Waerebo – Nusa Tenggara Timur


Kampung Baduy – Banten