Pages

Labels

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Air Terjun Mendatar?


Jika selama ini air terjun menurun ke bawah, beda ceritanya dengan "Horizontal Falls" yang mengalir mendatar, sekaligus bolak-balik.
Aliran airnya deras layaknya air yang terjun dari tebing. Sekilas memang pemandangan ini terlihat seperti air terjun, tapi bedanya aliran airnya mendatar. Sampai-sampai tempat ini dinamai The "Horizontal Falls" atau air terjun horizontal.

Peristiwa ini sebenarnya terbentuk karena derasnya air yang keluar dari sela-sela tebing. Tebing tersebut membelah lautan. Dari sisi lautan yang satu (sebelah kanan), air akan meluncur deras ke sisi di seberangnya (sebelah kiri).

Ini terjadi karena air laut di sebelah kanan sedang pasang, sedangkan air laut di sebelah kiri sedang surut. Uniknya, hal tersebut juga berlaku kebalikannya. Tidak jarang jika pagi hari air mengalir dari kanan ke kiri, tapi sorenya malah dari kiri ke kanan.

Peralihan air ini terjadi terus-menerus, sehingga terlihat seperti sebuah air terjun yang mengalir bolak-balik. Jika biasanya air terjun memiliki ketinggian tertentu, air terjun Horizontal ini cuma punya lebar. Untuk bisa mengalir ke sebelah kiri, air di lautan sebelah kanan harus melewati jarak sejauh 300 meter terlebih dahulu.

Pemandangan langka ini tentu saja mengundang banyak wisatawan untuk datang. Decak kagum sudah menjadi hal yang biasa kala menyaksikan langsung peristiwa ini. Sampai-sampai, tempat ini mendapat julukan sebagai salah satu keajaiban alam terbesar di dunia.

Asyiknya lagi, di air terjun Horizontal, traveler tidak hanya bisa menikmati fenomena alam ini saja, tapi pemandangan di sekitarnya juga sangat indah. Walaupun aksesnya terbilang sulit, tapi tetap saja tempat ini selalu menjadi idaman para wisatawan.

Tertarik mengunjunginya?

Kamis, 01 Agustus 2013

10 Destinasi Terbaik Dunia Milik Indonesia

Pantai Kuta -  Bali

Raja Ampat - Papua

Wakatobi - Sulawesi Tenggara

Derawan – Kalimantan Timur


Biak – Papua


Nias – Sumatra Utara


Tanjung Puting – Kalimantan Tengah

Bangka Belitung

Waerebo – Nusa Tenggara Timur


Kampung Baduy – Banten



Selasa, 30 Juli 2013

Uji Adrenalin di Jembatan Cinta Pulau Tidung


Pemandangan pantai biru jernih dengan pasir yang lembut akan tersaji saat Anda sampai di pulau ini. Pulau Tidung, salah satu bagian dari Kepulauan Seribu, wisata pantai di daera jabodetabek. Meski dekat dengan kota metropolitan, lingkungan pulau masih terjaga kelestariannya. Menjadi ikon sekaligus ciri yang membedakan pulau tidung dengan pulau lainnya yakni pada jembatan cinta yang menghubungkan antara pulau tidung besar (109 hektar) dengan pulau tidung kecil (50 hektar). 


Jembatan Cinta terlihat ramai oleh pengunjung
Membentang menyeberangi laut dengan lengkungan yang sering dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menguji adrenalin. Melompat dari atas jambatan menuju ke laut yang segar dan kaya fauna. Di sepanjang jembatan cinta mata anda akan di manjakan oleh pemandangan ikan dan karang yang berwarna warni. Di ujung timur jembatan cinta anda dapat menginjakkan kaki menapaki pantai Pulau Tidung Kecil dengan dengan jalan beraspal yang berada di tengah pulau tidung kecil dengan pohon- pohon di kiri kanan jalan.Sangat cantik untuk ditelusuri dapat di lalui dengan berjalan kaki, melalui tepian pantai di saat air sedang surut.



Bersama keluarga, teman atau kekasih Anda bisa menikmati beragam fasilitas yang diberikan agen wisata pulau tidung. Beberapa diantaranya adalah penginapan, paket snorkling (penyelaman), sepeda santai, banana boat, dokumentasi, makanan, kapal dan tentunya paket perjalanan ke pulau-pulau kecil disekitarnya. 

Indonesia itu kaya alamnya!
Berbanggalah dan jangan lewatkan untuk pesona keindahannya!



Senin, 29 Juli 2013

Baju Renang Anti Hiu untuk Pecinta Snorkling


Hiu seringkali menahan langkah para pecinta snorkling untuk menjelajah laut dalam. Keberadaan mereka masih cukup meresahkan di beberapa tempat. ISAF (International Shark Attack File) mengungkapkan bahwa perairan di Amerika Utara, seperti di Hawaii dan Karibia, adalah tempat dimana biasanya terjadi serangan hiu pada manusia tanpa terprovokasi. Tahun lalu, di area tersebut terjadi 50 persen serangan dari seluruh serangan hiu di dunia.

Perairan Australia menempati peringkat kedua sebagai tempat yang paling banyak terjadi serangan hiu. Laut-laut di Australia seperti di New South Wales dan Australia Barat.

Tempat lain yang banyak terjadi serangan hiu, adalah pulau Reunion di Samudera Hindia dekat Madagaskar. Seorang wisatawan remaja dari Prancis tewas mengenaskan saat snorkeling di perairan tersebut.

Wisatawan yang belum diketahui namanya ini berenang hanya sekira empat meter dari daratan di Pulau Madagaskar. Namun, tiba-tiba saja seekor hiu menyerang dan menggigitnya, membelah tubuhnya menjadi dua. Lebih mengenaskan lagi, saat kejadian itu adik korban menyaksikan dari dekat tubuh kakaknya ditarik hiu, dan bagian tubuh atasnya dibawa pergi oleh hiu itu.

Di Afrika Selatan populasi hiu putih raksasanya cukup banyak.  Kepulauan Canary di Spanyol, Indonesia, Selandia Baru, Nigeria, Arab Saudi, dan Tonga juga merupakan sederet tempat yang sering terjadi serangan hiu tanpa terprovokasi.
 
Melihat kondisi tersebut, sebuah perusahaan di Australia menciptakan baju renang yang diyakini bisa menjaga Anda dari serangan hiu. Sebuah perusahaan Australia menyingkap kreasinya berupa baju renang 'tembus pandang'. Baju renang ini kabarnya dapat melindungi penyelam, peselancar dan pencinta snorkeling dari hiu saat berada di laut.
Baju renang ini dibuat berdasarkan penelitian mengenai penglihatan hiu untuk menghindari serangan mematikan dari predator laut ini. Baju renang ini dinamakan The Diverter dan Elude, diciptakan oleh Hamish Jolly dan Craig Anderson dengan kerjasama University of Western Australia's (UWA) Oceans Institute.

Baju renang Elude berwarna biru putih, didesain untuk penyelam dan pencinta snorkeling. Warna ini akan menyamarkan penyelam dengan warna air laut. Sedangkan The Diverter didesain untuk peselancar, dengan warna hitam dan putih. Menurut penelitian, warna ini dianggap hiu sebagai warna tanda bahaya.

Baju ini telah dites dengan menggunakan manekin dan tiga hiu macan asli di perairan Australia Barat dan sukses. Akan dilakukan tes lanjutan di Australia dan Afrika Selatan sebelum dijual untuk umum.

Semoga baju ini benar-benar ampuh untuk menghindarkan manusia dari serangan hiu. Sehingga aktivitas snorkling dan surfing berjalan lancar tanpa bahaya.
Semoga bermanfaat!