Pages

Labels

Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Amazing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amazing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Oktober 2013

Pulau Bled, Serasa di Negeri Dongeng

Pulau Bled, Slovenia (Foto: HuffingtonPost)

SEBUAH pulau di tengah danau yang dikelilingi pegunungan indah dan terdapat sebuah bangunan seperti istana di pulau tersebut. Pemandangan indah ini mungkin hanya bisa Anda lihat di cerita-cerita dongeng para peri saja.

Eits, siapa bilang. Anda harus lihat dulu Pulau Bled, sebuah pulau cantik yang berada di Slovenia, Eropa. Slovenia adalah sebuah negara yang terletak diantara Italia dan Kroasia.

Karena kecantikannya itu, Pulau Bled seringkali disebut Pulau Peri. Bagaimana tidak, pulau ini menawarkan pemandangan indah bak di negeri dongeng di setiap musim. Tak heran Pulau Bled menjadi destinasi wisata yang populer di Slovenia.

Pulau Bled berada di Danau Bled, sebuah danau glasial yang berada di dekat Kota Bled, Slovenia. Danau ini memiliki panjang 2120 meter dan lebar 1380 meter dengan kedalaman 30,6 meter.

Pulau Bled sendiri merupakan pulau yang terbentuk secara alami di tengah danau ini. Di pulau itu terdapat beberapa bangunan, seperti Gereja Peziarahan yang bentuknya dari jauh terlihat seperti sebuah istana, demikian speerti dikutip dari HuffingtonPost, Selasa (8/10/2013).

Gereja bergaya Baroque ini menjadi destinasi pernikahan yang populer. Kabarnya, bila mempelai pria menggendong mempelai wanita menaiki 99 anak tangga gereja maka akan membawa keberuntungan bagi pasangan tersebut.

Anda bisa mengunjungi Pulau Bled kapanpun, karena pulau ini tak pernah kehilangan kecantikannya sepanjang tahun. Di musim gugur, Anda bisa melihat daun-daun di hutan sekitar pulau yang memerah memantul di permukaan danau. Kemudian di musim dingin, pemandangan gunung-gunung sekitarnya yang bersalju akan membuat Anda merasa berada di istana Putri Salju.

Bahkan di tengah kabut pun Pulau Bled tak tertutup kecantikannya. Saat pagi hari, kabut akan menyelimuti danau dan sekeliling pulau membuat suasana syahdu.

Selasa, 17 September 2013

Mengunjungi Jembatan Tertinggi di Dunia

Pernahkah Anda berkendaraan melintasi awan yang terbang rendah sehingga serasa mampu menggapainya atau bahkan menembusnya? Sensasi inilah yang kami rasakan ketika melintas di atas jembatan Millau dalam perjalanan pulang dari Spanyol menuju Belanda.

Nama resminya adalah le Viaduc de Millau, atau, dalam bahasa Inggris The Millau Viaduct. Sementara, kita menyebutnya jembatan Millau. Seperti juga Concorde dan The Channel Tunnel, jembatan ini rancangan Franco-British. Teknisi jembatan Perancis, Michel Virlogeux, merancang jembatan ini bersama arsitek Inggris, Sir Norman Foster. Inilah jembatan bersanggahkan kabel tertinggi di dunia. Begitu tingginya, jembatan ini seakan dibangun di atas awan. “Seperti seekor burung yang berada di antara bumi dan langit,” ucap Saïb Annab, crane operator saat jembatan ini dibangun.


Sebenarnya, ini bukan pertama kali Wyd melintasi jembatan Millau. Hanya saja, sebelumnya Wyd tidak terlalu memperhatikan konstruksinya yang luar biasa. Perjalanan panjang dari Belanda ke Spayol ataupun sebaliknya membuat Wyd lebih suka tidur untuk membunuh rasa bosan.

Namun kali ini, kami memilih beristirahat beberapa malam di Perancis sebelum melanjutkan perjalanan. Sehingga, ketika melintas di atas jembatan ini, Wyd bisa melihat lebih rinci konstruksinya. Terutama rentang kabel tariknya, sungguh sebuah karya teknologi yang luar biasa. Menakjubkan.

Jembatan Millau dibangun melintasi lembah sungai Tarn, Perancis Selatan. Jembatan ini dirancang tahan gempa dan dilengkapi dengan kaca transparan aerodinamis yang berfungsi melindungi mobil dari hembusan angin. Tujuh pilar penopangnya terbuat dari baja dan beton dengan tinggi maksimal 343 meter (1.125 kaki). Penopang ini 19 meter lebih tinggi daripada menara Eiffel. Ini yang menjadikan Millau jembatan tertinggi di dunia.



Pembangunan jembatan ini dimulai pada 16 Oktober 2001. Tiga tahun kemudian, tepatnya 14 Desember 2004, jembatan diresmikan oleh Presiden Jacques Chirac. Three years for a gigantic worksite.

Sebenarnya, diperlukan waktu 17 tahun untuk mewujudkan jembatan ini. Karena sketsa awal jembatan dibuat tahun 1987. Chirac mengatakan pembangun jembatan ini merupakan keajaiban dan menjadi lambang kemajuan teknik sipil Perancis, sekaligus simbol ke-modern-an Perancis. Dan ini memang benar.

Pembangunan jembatan ini memiliki faktor kesulitan sangat tinggi. Yaitu berupa struktur tanah yang tidak rata karena berada di wilayah pegunungan, faktor cuaca yang selalu berubah, dan, utamanya, ketinggian jembatan yang luar biasa.


Geladak selebar 27.35 meter disorong ke tujuh pilar penopang jembatan dengan menggunakan sistem hidrolik. Sistem ini disediakan oleh Enerpac, sebuah perusahaan multinasional Amerika yang memiliki specialisasi dalam bidang Hydraulic System Integration. Pembuatan jembatan ini memang menuntut tingkat akurasi dan kecermatan yang luar biasa presis. Kesalahan letak atau ukur satu sentimeter saja bisa berakibat fatal.

Tidak heran, arsitek kondang Cecil Balmond mengategorikan Millau sebagai salah satu dari sepuluh bangunan berkonstruksi paling menakjubkan sepanjang masa. Desainnya yang berani membutuhkan teknik penghitungan tersendiri karena berisiko tinggi. Tahun 2006, jembatan indah ini menerima Outstanding Structure Award dari IABSE (International Association for Bridge and Structural Engineering).

Dua hari setelah diresmikan, 16 December 2004, jembatan yang pernah digunakan sebagai lokasi syuting film Mr. Bean’s Holiday ini dibuka untuk pertama kali bagi lalu lintas. Operatornya perusahaan konstruksi Perancis, Eiffage. Ini merupakan kompensasi yang mereka terima atas biaya hampir 400 juta euro yang mereka keluarkan untuk membangunnya. Selama 75 tahun, mereka berhak atas tarif tol yang dibayar oleh pengguna jembatan ini.

Inilah foto-foto jembatan Millau yang diambil dari dalam mobil ketika kami melintasinya. Hasilnya memang kurang maksimal. Semoga KoKiers tetap bisa menikmati keindahan karya teknologi luar biasa ini.




Bagaimana? Tertarik ke sana?

Senin, 16 September 2013

Air Terjun Mendatar?


Jika selama ini air terjun menurun ke bawah, beda ceritanya dengan "Horizontal Falls" yang mengalir mendatar, sekaligus bolak-balik.
Aliran airnya deras layaknya air yang terjun dari tebing. Sekilas memang pemandangan ini terlihat seperti air terjun, tapi bedanya aliran airnya mendatar. Sampai-sampai tempat ini dinamai The "Horizontal Falls" atau air terjun horizontal.

Peristiwa ini sebenarnya terbentuk karena derasnya air yang keluar dari sela-sela tebing. Tebing tersebut membelah lautan. Dari sisi lautan yang satu (sebelah kanan), air akan meluncur deras ke sisi di seberangnya (sebelah kiri).

Ini terjadi karena air laut di sebelah kanan sedang pasang, sedangkan air laut di sebelah kiri sedang surut. Uniknya, hal tersebut juga berlaku kebalikannya. Tidak jarang jika pagi hari air mengalir dari kanan ke kiri, tapi sorenya malah dari kiri ke kanan.

Peralihan air ini terjadi terus-menerus, sehingga terlihat seperti sebuah air terjun yang mengalir bolak-balik. Jika biasanya air terjun memiliki ketinggian tertentu, air terjun Horizontal ini cuma punya lebar. Untuk bisa mengalir ke sebelah kiri, air di lautan sebelah kanan harus melewati jarak sejauh 300 meter terlebih dahulu.

Pemandangan langka ini tentu saja mengundang banyak wisatawan untuk datang. Decak kagum sudah menjadi hal yang biasa kala menyaksikan langsung peristiwa ini. Sampai-sampai, tempat ini mendapat julukan sebagai salah satu keajaiban alam terbesar di dunia.

Asyiknya lagi, di air terjun Horizontal, traveler tidak hanya bisa menikmati fenomena alam ini saja, tapi pemandangan di sekitarnya juga sangat indah. Walaupun aksesnya terbilang sulit, tapi tetap saja tempat ini selalu menjadi idaman para wisatawan.

Tertarik mengunjunginya?

Jembatan Banpo dengan Pelanginya



Siapa sih yang gak tau Sungai Han?? Lokasi yang sering menjadi tempat syuting drama-drama korea. Sungai Han adalah sebuah sungai di Korea Selatan yang terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan (Sungai Han Selatan), yang bermata air di Gunung Daedeok, dan Sungai Bukhan (Sungai Han Utara), yang berhulu dari lembah Gunung Geumgang di Korea Utara. Sungai Han mengalir melewati Seoul dan bergabung dengan Sungai Imjin sebelum bermuara ke Laut Kuning. Sungai Han merupakan sungai terpanjang ke 4 di Korea. Ada 7 line subway yang melewati sungai han. Selain itu, juga ada beberapa jembatan yang melintasi sungai han. Salah satunya yang menurut sebagian besar wisatawan paling indah pemandangannya adalah jembatan banpo. Karena apa? Karena ada air terjun pelangi.


The Banpo Bridge adalah jembatan besar di pusat kota Seoul di atas Sungai Han, Korea Selatan, yang menghubungkan kabupaten Seocho dan Yongsan.


Jembatan ini berada di atas Jembatan Jamsu dan membentuk sebuah ‘dek ganda’. Jembatan yang terakhir memiliki kemampuan untuk menyelam di dalam air jika permukaan air naik. Banpo Bridge adalah sebuah jembatan kayu palang dan selesai pada tahun 1982.

Pada September 2008, jembatan ini sudah berubah menjadi pelangi air mancur raksasa yang menembak ke bawah bukannya ke atas dengan hampir 10.000 LED nozel di setiap sisi jembatan, menembak dari 190 ton air per menit. Air dipompa langsung dari sungai itu sendiri dan terus-menerus di daur ulang , menunjukkan Seoul ‘Eco-friendliness ‘. Proyek ini yang pertama jenisnya di dunia, dan dijadikan wisata utama di Korea



Say wow! Pengin ke sana?

Rabu, 11 September 2013

6 Jalur Pendakian Terindah!

Mendaki gunung tidak selamanya demi mencapai puncak, tapi juga menikmati jalan sepanjang pendakian. Dari seluruh gunung di Indonesia, banyak yang memiliki jalur pendakian dengan pemandangan menggoda mata.

Menurut Harley B Sastha, penulis seri buku 'Mountain Climbing for Everybody' para pendaki bisa saja suka dengan vulkanologinya, atau suka dengan aspek biologis yang ada di sana. Menurutnya, inilah 6 jalur pendakian terindah di Indonesia:

1. Papandayan, Jawa Barat


Papandayan terkenal sebagai gunung yang paling cocok untuk pendaki pemula. Dengan ketinggian 2.665 mdpl, Papandayan di Garut tidak cuma jadi surganya para pendaki pemula, tapi juga semua orang.

"Di sana yang indah bagian vulkanologinya. Efek letusan dan pepohonan yang mengering membuat pendakian jadi lebih menarik," tutur Harley kepada detikTravel, Senin (10/9/2013).

Selagi mendaki, pemandangan yang tersaji seperti padang edelweiss akan memanjakan para pendaki. Juga, kawah-kawah yang cantik dan menarik dipandang mata, membuat siapapun bisa melupakan kelelahan yang sedang trekking.

"Karena bagusnya, banyak juga yang akhirnya menjadikan papandayan sebagai tempat foto pre wedding. Efek letusannya menampilkan pohon-pohon yang mengering, berpadu dengan abu-abu letusan. Menarik!" lanjut pria yang telah naik gunung dari kelas 1 SMP itu.

2. Argopuro, Jawa Timur


"Ini sih bukan gunung, ini taman! Ujar salah seorang teman saya yang naik bareng ke Argopuro," kata Harley.

Ya, keindahan Gunung Argopuro di Jember, Jatim ini tak bisa ditolak siapapun. Sebagai gunung yang memiliki trek terpanjang di Pulau Jawa, Argopuro juga menawarkan pemandangan beragam dan tak kalah eksotis.

"Mendaki ini, variasinya bisa dapet banyak banget," ujar mantan peserta program detikTravel, Aku Cinta Indonesia (ACI) 2010 ini.

Harley melanjutkan, jika ingin mencari sabana, di sini ada banyak dan indah. Sungainya juga jernih, dan yang tak boleh terlewat adalah Danau Taman Hidup yang misterius sekaligus sangat anggun. Kadang, menurut Harley, saat pendakian, bisa melihat merak lalu-lalang maupun terbang melintas.

Bagi pecinta hewan, ada banyak jenis yang bisa ditemui di sini seperti rusa, babi hutan, lutung, monyet dan lainnya. Gunung ini juga memiliki jenis vulkanik yang menarik. Ingin yang eksotis, Argopuro juga punya hutan lumut yang membuat Anda terlena.

"Hutan lumut itu maksudnya, pepohonan di sana diselimuti lumut," jelas Harley.

Nah, bagi pecinta sejarah, gunung ini juga memiliki situs. Bahkan, situs yang konon merupakan sisa peninggalan Dewi Rengganis. Inilah situs paling tinggi di Pulau Jawa. Menurut Harley, Gunung Argopuro punya jalur pendakian paling bersih di Pulau Jawa.

3. Rinjani, Lombok


Saat mendaki dan cuaca sedang cerah, Rinjani akan menampilkan kecantikan maksimalnya. Ada banyak pemandangan yang bisa ditemui di sana. Tak heran jika gunung ini masuk sebagai salah satu pemilik jalur pendakian terindah di Indonesia.

"Yang jelas cantik yaitu sabananya, juga Danau Segara Anakannya," kata Harley.

Segara Anakan dengan anak gunung yang bernama Gunung Barujari di sampingnya membuat pemandangan terlihat sempurna, terutama saat sunrise. Seorang pendaki asal Bulgaria pun merasa sangat jatuh cinta dan tak ingin segera pergi dari sana saat mendaki Rinjani.

"I want to stay here. It's amazing! Kata orang Bulgaria itu," tutur Harley.

Selain Segara Anakan, ada juga 7 Bukit Penyesalan. Meski medannya cukup sulit, namun 7 Bukit Penyesalan juga memiliki pemandangan yang indah, ini bisa mengurangi kelelahan mendaki bukit. Di puncaknya, saat cerah, menurut Harley, bisa melihat Gunung Agung, Laut Bali, dan Gunung Tambora.

Yang tak kalah menarik, saat perjalanan menurunnya. Ada mata air panas, ada juga air terjun Sendang Gile di Senaru. "Kalau turun, bisa langsung mandi di air terjun Sendang Gile, segar!" tutupnya.

4. Semeru, Probolinggo


Gunung Semeru semakin terkenal setelah film '5 Cm meledak di bioskop Indonesia beberapa waktu lalu. Banyak wisatawan yang ingin melihat sendiri bagaimana cantiknya Danau Ranu Kumbolo dan eksotisnya Kalimati.

"Iya, jalur pendakian Semeru masuk dalam salah satu yang terindah. Banyak yang bisa dilihat sepanjang perjalanan," kata Harley.

Alun-alunnya, atau padang rumputnya sangat cantik. Tak lupa tentu saja, Danau Ranu Kumbolo yang sangat indah terutama saat mentari pagi mengintip genit. Ada juga, menurut Harley, padang bunga nan menggoda mata yaitu Oro-oro Ombo.

Eksotisme sangat terasa di Kalimati, di mana abu berjatuhan pada beberapa waktu. Pasirnya yang hitam juga mendukung keunikan dan keindahan dari kawasan Kalimati.

"Pokoknya, gunung api itu indahnya luar biasa!" kata Harley.

5. Kerinci, Jambi


Melangkah ke Sumatera, ada yang cantik di Jambi yaitu pendakian di Gunung Kerinci. Di sana, menurut Harley, hutan hujan tropisnya terlihat sangat cantik.

"Hutannya menarik, masih ada harimau di sana," ucapnya.

Karena gunung api, sudah tidak ada pepohonan di jalan menuju ke puncak. Inilah surga bagi para pecinta vulkanologi. Bebatuan yang ada di sana menarik dan juga cantik dipandang mata. Menjadi gunung api yang paling tinggi di Indonesia, berada di puncak Kerinci memungkinkan Anda melihat Danau Kerinci, beserta kawahnya.

6. Tambora, Sumbawa


Inilah gunung dengan caldera terdalam di dunia, dan terbesar di Asia. Gunung Tambora berdiri dengan gagahnya, menguarkan keanggunan yang tak bisa dielakkan.

"Menariknya, di sini bisa menemukan keindahan biologi sekaligus vulkanologi," tutur Harley.

Tahun 2015 mendatang, ujar Harley, adalah tepat 2 abad ledakan Tambora. Ledakan yang menyisakan kawah sedemikian megah dan membuat siapapun terkagum-kagum. Riak kecil dan anak gunung menyempurnakan pemandangan. Saat musim hujan, caldera akan diselimuti dengan rerumputan nan hijau. Juga, tebing-tebing calderanya terlihat makin cantik.

Rabu, 21 Agustus 2013

Liburan Sambil Berburu Berlian!



Jika biasanya liburan menghabiskan uang, di tempat ini kamu malah bisa mendadak kaya lho!

Pada 31 Juli 2013 lalu, Michael Detlaff (12) sedang berlibur bersama keluarganya. Ia merasa terkejut sekaligus senang ketika menemukan berlian 5,16 karat di salah satu bagian taman. Taman ini memang satu-satunya situs dunia yang memproduksi berlian yang terbuka untuk umum, tepatnya di Diamond Discovery Center, bagian dari taman yang bebas digunakan pengunjung untuk menemukan berlian.

Tak hanya bocah ini yang dapat menemukan berlian, Anda pun bisa. Pasalnya, taman ini memang sebuah tambang berlian yang kemudian berubah fungsi menjadi taman negara pada 1972. Di beberapa bagian taman, tak jarang wisatawan menemukan berlian.

Sangat banyak berlian bertebaran di taman ini, kebanyakan berwarna putih, coklat, dan kuning. Hujan lebat yang turun di kawasan taman bermain tersebut menjadi faktor mudahnya pengunjung menemukan berlian di permukaan tanah.


Berlian terbesar yang pernah ditemukan pengunjung merupakan mencapat kadar 16,37 karat. Penemuan berlian oleh Michael Detlaff sendiri menjadi yang ke-328 sepanjang tahun ini. Berlian yang ditemukan biasanya berukuran cukup kecil sehingga biasanya para pengunjung akan menyimpannya sebagai kenang-kenangan.


Tak hanya situs penggalian berlian, Taman Crater of Diamonds juga memiliki berbagai wahana wisata lain seperti water park (taman air), arena perkemahan, tempat pengamatan satwa liar, jalan setapak, dan sungai kecil untuk memancing. Pengunjung yang sudah frustasi menggali bisa dengan mudah beralih ke kegiatan wisata lain yang lebih menyenangkan. Taman Crater of Diamonds juga dilengkapi dengan restoran dan paviliun yang bisa disewa seharian dengan biaya sekitar US$90 (Rp945.000).

Bagaimana? Berminat kesana?

Selasa, 20 Agustus 2013

Wisata-wisata Angker di Dunia

Jika pegunungan, pantai, hutan, danau dan tempat wisata biasanya menyajikan keindahan, tidak untuk wisata ini. Para turis mengunjunginya justru merasa penasaran dengan keangkeran dan kengerian yang dimilikinya. Semakin menantang karena cerita-cerita hantu dan kisah menyeramkan yang menjadi sejarahnya. Kamu penasaran? Ini dia! 


1. Kuburan Bawah Tanah Paris

Terowongan bawah tanah ini terasa dingin dan yang memiliki indera keenam mengalami fenomena supranatural. Pada akhir 1700-an Paris mengalami semacam wabah yang menewaskan 6 juta orang. Karena tak ada tempat, akhirnya dibuat sebuah terowongan untuk menaruh mayat-mayat tersebut.


2. Hutan Bunuh Diri Jepang

Hutan Aokigahara di kaki gunung Fuji Jepang terkenal sebagai hutan bunuh diri. Hutannya yang lebat menjadi tempat paling ideal untuk melakukan bunuh diri. 
Pada tahun 1970 pemerintah setempat melakukan pembersihan dan menemukan 70-100 mayat yang sudah membusuk dan tergantung di atas pohon. Banyak orang yang mengaku sering mendengar suara semacam ratapan melalui pohon yang dianggap sebagai jiwa orang yang bunuh diri.


3. Menara London, Inggris
Di balik kekokohan kastil ini memiliki cerita yang menyeramkan. Banyak sekali penampakan yang muncul di berbagai sudut dan ruangan kastil ini. 

Dulu tempat ini digunakan sebagai ruang penyiksaan dan penjara yang dilakukan oleh raja Inggris. Yang terkenal adalah hantu Anne Boleyn yang muncul tanpa kepala. Serta berbagai hantu lain yang pernah disiksa hingga mati di sini.



4. Kastil Edinburg, Skotlandia

Kastil yang berdiri di atas bukit ini terlihat sangat megah. Sisa kejayaan masa silam masih terasa pada bangunan ini. Begitu pula dengan cerita seram yang menjadi misteri di kastil ini. 

Konon kabarnya, di lorong-lorong serta ruangan kastil ini banyak sekali hantu yang menampakkan diri. Berbagi cerita seram seperti pembakaran 300 wanita yang diduga sebagai penyihir menjadi legenda di sini. Pengunjung sendiri sering dihantui seolah-olah diawasi, suara nafas yang entah dari mana dan berbagai hal gaib lainnya.


5. Kastil Leap, Irlandia

Cerita seorang penderita yang ditikam oleh saudaranya yang gila di altar menjadi kisah abadi di kastil ini. Ruangan tersebut diberi nama altar berdarah lantaran pendeta tersebut dibiarkan tergeletak mati dengan darah mengucur.

Selain itu ada cerita seram lainnya. Bangunan di belakang kastil ini dikabarkan angker. Konon dulu bangunan ini digunakan untuk melempar musuh kastil hingga mati. Kabarnya ada 20 roh yang menghantui bangunan ini, dan yang paling mengerikan adalah kemunculan makhluk bungkuk dengan wajah membusuk dan berbau seperti mayat.


6. Pulau Boneka, Meksiko

Konon, pulau ini ditempati oleh seorang petapa bernama Don Julian, yang menghabiskan 50 tahun hidupnya untuk menetap di sana. Dalam kesehariannya, Don Julian selalu dihantui oleh hantu anak kecil yang tewas tenggelam di pulau tersebut. Maka, Don menggantungkan setiap boneka ke pohon-pohon untuk menenangkan hantu anak kecil yang terus menerornya.

Datang ke Pulau Boneka, rasa seram dan horor semakin menggelayuti hati Anda karena pulau ini tidak dilengkapi aliran listrik, air bahkan sinyal ponsel. Turis yang datang pun seolah dibawa ke pulau terpencil.


Bagaimana? Tertarik mengunjunginya?





Senin, 12 Agustus 2013

Antelope Canyon, Wahana Tepat Pecinta Fotografi



Berlokasi di Arizona, Amerika Serikat dan telah lama dikenal sebagai 'surga' bagi para fotografer karena pemandangan di dalamnya yang katanya nyaris sempurna. Lorong-lorong sempit di Antelope Canyon terbentuk selama bertahun-tahun akibat erosi banjir bandang dan juga air hujan. Saat siang hari, lorong tersebut penuh semburat cahaya yang menimpa dinding bebatuan. Pemandangan ini tak pelak menjadi magnet bagi turis dan juga para pecinta fotografi.

Namanya sendiri berasal dari hewan antelope yang dahulu banyak berkeliaran dan menjadikan lembah itu sebagai habibat mereka. Namun hewan-hewan tersebut kini menghilang akibat banyaknya kunjungan manusia. Wisata ini mencakup dua bagian terpisah. Pertama adalah Upper Antelope Canyon atau biasa dijuluki Tse' bighanilini oleh suku Navajo. Tse' bighanilini memiliki arti sebuah tempat di mana air mengalir melalui bebatuan. Tempat tersebut paling sering dikunjungi oleh para turis karena dua alasan, yakni jalan masuk yang relatif mudah serta sinar yang masuk melalui celah bebatuan lebih banyak dijumpai di tempat ini.

Bagin lainnya dari Antelope Canyon adalah Lower Antelope Canyon. Oleh suku Navajo, tempat ini dijuluki dengan nama Hasdestwazi atau yang berarti spiral batu lengkungan. Lokasinya berjarak beberapa kilometer dari Upper Antelope Canyon. Untuk memasuki tempat ini, turis harus menuruni sebuah tangga yang sudah disediakan. Kunjungan ke Antelope Canyon membutuhkan pemandu, sebab banjir masih sering terjadi di tempat ini. Bah dari air hujan dapat dengan cepat mengalir menuju lembah.

Saat menikmati keindahan salah satu surga ini, pengunjung juga dapat menjelajahi Rainbow Bridge, sebuah jembatan batu setinggi 275 kaki di atas Danau Powell. Situs ini juga merupakan daerah sudi suku Navajo, sehingga untuk mendaki ke sana, setiap pengunjung harus mendapat izin dari Navajo Parks & Recreation.

Selamat mencoba!

Kamis, 01 Agustus 2013

10 Destinasi Terbaik Dunia Milik Indonesia

Pantai Kuta -  Bali

Raja Ampat - Papua

Wakatobi - Sulawesi Tenggara

Derawan – Kalimantan Timur


Biak – Papua


Nias – Sumatra Utara


Tanjung Puting – Kalimantan Tengah

Bangka Belitung

Waerebo – Nusa Tenggara Timur


Kampung Baduy – Banten



Senin, 29 Juli 2013

Baju Renang Anti Hiu untuk Pecinta Snorkling


Hiu seringkali menahan langkah para pecinta snorkling untuk menjelajah laut dalam. Keberadaan mereka masih cukup meresahkan di beberapa tempat. ISAF (International Shark Attack File) mengungkapkan bahwa perairan di Amerika Utara, seperti di Hawaii dan Karibia, adalah tempat dimana biasanya terjadi serangan hiu pada manusia tanpa terprovokasi. Tahun lalu, di area tersebut terjadi 50 persen serangan dari seluruh serangan hiu di dunia.

Perairan Australia menempati peringkat kedua sebagai tempat yang paling banyak terjadi serangan hiu. Laut-laut di Australia seperti di New South Wales dan Australia Barat.

Tempat lain yang banyak terjadi serangan hiu, adalah pulau Reunion di Samudera Hindia dekat Madagaskar. Seorang wisatawan remaja dari Prancis tewas mengenaskan saat snorkeling di perairan tersebut.

Wisatawan yang belum diketahui namanya ini berenang hanya sekira empat meter dari daratan di Pulau Madagaskar. Namun, tiba-tiba saja seekor hiu menyerang dan menggigitnya, membelah tubuhnya menjadi dua. Lebih mengenaskan lagi, saat kejadian itu adik korban menyaksikan dari dekat tubuh kakaknya ditarik hiu, dan bagian tubuh atasnya dibawa pergi oleh hiu itu.

Di Afrika Selatan populasi hiu putih raksasanya cukup banyak.  Kepulauan Canary di Spanyol, Indonesia, Selandia Baru, Nigeria, Arab Saudi, dan Tonga juga merupakan sederet tempat yang sering terjadi serangan hiu tanpa terprovokasi.
 
Melihat kondisi tersebut, sebuah perusahaan di Australia menciptakan baju renang yang diyakini bisa menjaga Anda dari serangan hiu. Sebuah perusahaan Australia menyingkap kreasinya berupa baju renang 'tembus pandang'. Baju renang ini kabarnya dapat melindungi penyelam, peselancar dan pencinta snorkeling dari hiu saat berada di laut.
Baju renang ini dibuat berdasarkan penelitian mengenai penglihatan hiu untuk menghindari serangan mematikan dari predator laut ini. Baju renang ini dinamakan The Diverter dan Elude, diciptakan oleh Hamish Jolly dan Craig Anderson dengan kerjasama University of Western Australia's (UWA) Oceans Institute.

Baju renang Elude berwarna biru putih, didesain untuk penyelam dan pencinta snorkeling. Warna ini akan menyamarkan penyelam dengan warna air laut. Sedangkan The Diverter didesain untuk peselancar, dengan warna hitam dan putih. Menurut penelitian, warna ini dianggap hiu sebagai warna tanda bahaya.

Baju ini telah dites dengan menggunakan manekin dan tiga hiu macan asli di perairan Australia Barat dan sukses. Akan dilakukan tes lanjutan di Australia dan Afrika Selatan sebelum dijual untuk umum.

Semoga baju ini benar-benar ampuh untuk menghindarkan manusia dari serangan hiu. Sehingga aktivitas snorkling dan surfing berjalan lancar tanpa bahaya.
Semoga bermanfaat!

Selasa, 16 Juli 2013

The Hottest Place in The World


Death Valley adalah sebuah gurun di California yang menjadi tempat terpanas di dunia. Menurut berita terbitan news.com.au, tanggal 10 Juli, suhu di daerah tempat wisata ini mencapai 120 derajat celsius. 

Tak heran, jika para wisatawan yang datang berkunjung membawa bekal telur mentah untuk menguji kepanasan dari gurun ini. Mereka memasak telur mentah tersebut dengan meletakkannya (baik menggunakan panci atau memecahkan telur langsung) di atas tanah.


Namun, aktifitas ini dianggap mengganggu dalam hal kebersihan. Pihak perawatan Death Valley menuturkan, jika sikap para pengunjung hanya akan membuat taman nasional ini menjadi kotor.

"Ini adalah taman nasional, silakan memasukkan sampah pada tempatnya, bukan justru memecahkan telur di atas tanah," serunya. 

Karena panasnya, selain telur, sebagian pengunjung juga berbekal botol air minum, dan sarung tangan. Wilayah yang menjadi bagian dari Gurun Mojave, mampu membuat tangan seperti terbakar. 

Sumber : life.viva.co.id